Banyak Garong BBM di Kolaka

Dua pekan terakhir ini antrian panjang sejak subuh di sejumlah SPBU di kolaka terjadi lagi. yang tidak tahan antri harus membeli di pengecer jalan dengan harga Rp 8000-Rp 10.000 perbotol sungguh ironis. beberapa kali kalau saya sedang antri saya coba tanyakan ke orang SPBU ada apa? jawabannya klasik “kapal tanker telat masuk” . saya hanya mengangguk seolah-olah memaklumi.

Kepala Depot Pertamina Kolaka, Agus mengungkap di media sultra hari ini bahwa “banyak garong BBM di Kolaka, karena harga BBM sangat mahal jika dijual dengan harga industri.Bayangkan saja jika BBM jenis solar dijual dengan harga subsidi hanya Rp.5500 perliter, sementara jika dijual dengan harga industri mencapai Rp 13.050 perliter. Sampai kapanpun selama masih banyak garong tidak akan normal BBM di kolaka”.

Agus juga tidak sepakat jika dikatakan terjadi kelangkaan BBM di Kabupaten Kolaka, sebab stok BBM dari Depot Pertamina masih cukup ungkapnya.

Bila antrian panjang di SPBU tidak ada kaitannya dengan Depot Pertamina, ada apa dengan SPBU? mungkinkah SPBU adalah garongnya? entahlah saya blum punya bukti kuat. tapi alibi saya sangat kuat bahwa SPBU bagian dari penyebab antrian panjang itu.

Harga BBM sudah sangat menyulitkan bagi masyarakat ehh malah dicuri lagi sama mereka yang terlalu serakah. menjual BBM subsidi dengan harga indsutri ke beberapa industri sama dengan meminum darah rakyat miskin, sungguh parasit kejam.

One comment

  1. salam h
    ormat.salut tamp
    ilan blognya termasuk conten
    nya..kalau bisa tulis maslah yang aktual saat ini di kolaka.soal bbm di kolaka memang telah jadi lahan bisnis oknum anggota kepoilsian jadi wajar saja di setiap spbu selalu antri untuk beli bbm.

    salam h
    ormat.salut tamp
    ilan blognya termasuk conten
    nya..kalau bisa tulis maslah yang aktual saat ini di kolaka.soal bbm di kolaka memang telah jadi lahan bisnis oknum anggota kepoilsian jadi wajar saja di setiap spbu selalu antri untuk beli bbm.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s