]]IndiPress[[

Not For Sale

Arsip untuk ‘Opini’ Kategori

Refleksi Valentine

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada Februari 10, 2009

Hari Valentine datang lagi, momen yang ditunggu-tunggu dan istimewa bagi mereka yang sangat mengapresiasi cinta dan kasih sayang. Valentine sebagai hari raya para lovers.Konon Valentine tidak hanya buat para remaja yang dilanda asmara tetapi hari yang juga bisa dimanfaatkan oleh keluarga antara ayah,ibu dan anaknya untuk bertukar kado sebagai petanda kasih sayang.

Cinta dan kasih sayang valentine secara umum diungkapkan secara simbolik dan materialistis. sekian dari banyak paradigma tentang cinta yang abrasi dan senantiasa mendangkal. menggebu-gebu namun rapuh bila diterpa badai kecemburuan dan egoism. dalam sepenggal puisi Rumi,

“Memang benar layang-layang naik
Dengan melawan arah mata angin,
Tetapi apakah benang yang kau gunakan
cukup kuat untuk mengahadapi hempasan angin,
tamparan badai dan sambaran petir”

Intrepretasi saya terhadap kata ‘benang’ adalah komitmen terhadap cinta yang dibingkai dalam sebuah falsafah. tertata dan kuat sebagai pijakan.

Namun bagaimana wajah cinta hari ini yang dimaknai oleh manusia terutama remaja?

kaum remaja dan belia sangat sedikit yang memahami cinta sebagaimana cinta, tidak lebih dari sekedar obsesi seksual yang diwujudkan dalam aktifitas seksual tanpa status yang syar’i. termanifestasi dengan ledakan-ledakan hasrat yang sesaat dan hampa. Dimotivasi tendensi kepemilikan yang berlebihan sehingga menimbulkan tekanan. Sementara secara fitrawi manusia menginginkan kemerdekaan dalam bertindak dan berprilaku agar bernilai tanggung jawab.

kaum Liberalis seperti Freud, lebih menekankan pelepasan libido seksualitas untuk menghindarkan manusia dari depresi,a-sosial,dan kriminalitas namun kenyataannya kekerasan banyak lahir dari problem cinta yang tak terkendali.

Demikian cinta ditakar dengan berbagai tendensi. Dalam budaya pop, cinta dipolasrisasi dan didefenisikan secara paksa dan sepihak, dan tentu hanya memberi peluang kepada orang-orang berduit untuk jatuh cinta, tidak bagi para miskin proletare.[]

Ditulis dalam Opini | 1 Komentar »

Tinjauan Kebijakan Moneter November 2008

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada Desember 9, 2008

Statement Kebijakan Moneter

Perekonomian Indonesia masih terus merasakan rambatan dari krisis finansial global. Melemahnya perekonomian dunia telah mengimbas pada menurunnya kinerja perekonomian Indonesia. Dampaknya lebih dalam dari perkiraan semula. Berbagai indikator makroekonomi domestik mengalami penyesuaian dalam beberapa pekan terakhir. Ekonomi Indonesia sedang menuju keseimbangan barunya. Di sisi inflasi, melambatnya perekonomian dunia tentu menurunkan tekanan inflasi yang berasal dari harga barang internasional. Secara umum, tekanan inflasi di dalam negeri mereda. Meski demikian, Bank Indonesia masih mencermati beberapa risiko tekanan inflasi ke depan yang perlu terus diwaspadai. Menghadapi kondisi tersebut, Bank Indonesia memandang penting untuk menjaga kebijakan moneter yang tepat untuk dapat mencapai keseimbangan antara pencapaian sasaran inflasi dengan kestabilan ekonomi dalam jangka menengah panjang.

Berbagai indikator perekonomian menunjukkan bahwa krisis perekonomian global telah mengalir dan menyebar pada kinerja perekonomian dalam negeri. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan mengalami perlambatan. Konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh melambat, sama halnya dengan investasi yang diperkirakan melemah akibat menurunnya permintaan eksternal dan meningkatnya faktor risiko ketidakpastian perekonomian dunia. Pertumbuhan ekspor diperkirakan juga akan melambat sedangkan pertumbuhan impor diperkirakan akan tertahan. Di sisi penawaran, beberapa sektor utama penopang pertumbuhan yakni sektor pertanian dan industri diperkirakan tumbuh lebih rendah dari triwulan sebelumnya. Namun, beberapa sektor seperti sektor pengangkutan dan telekomunikasi, serta sektor listrik, diperkirakan masih akan tumbuh tinggi.

Di tengah berbagai perkembangan tersebut, inflasi tetap menjadi perhatian utama Bank Indonesia. Berbagai kebijakan Bank Indonesia diarahkan untuk mengurangi tekanan inflasi dalam jangka menengah panjang. Inflasi bulan Oktober 2008 tercatat sebesar 11,77% (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya. Penurunan laju inflasi tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya inflasi pada kelompok volatile food dan sumbangan deflasi dari kelompok administered price. Sementara itu, dari sisi fundamental, melambatnya permintaan domestik serta berkurangnya tekanan dari imported inflation menyebabkan tekanan pada inflasi inti cenderung menurun. Meski demikian, Bank Indonesia masih mencermati tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan serta pertumbuhan kredit perbankan yang masih tinggi. Dengan memperhitungkan berbagai hal yang mengurangi tekanan inflasi dan faktor risiko tersebut, Bank Indonesia masih memperkirakan inflasi IHK pada akhir tahun 2008 akan berada dalam kisaran 11,5% – 12,5%.

Nilai tukar rupiah selama Oktober 2008 mengalami depresiasi. Sentimen global telah mendorong terjadinya perilaku menghindari risiko (risk aversion) oleh para investor asing. Terjadinya krisis global menyebabkan para investor memindahkan portfolionya keluar dari Indonesia. Hal ini memicu terjadinya capital outflow. Meski kondisi fundamental Indonesia masih kondusif, perilaku tersebut menyebabkan nilai tukar Rupiah melemah. Indonesia tidak sendiri dalam hal ini. Pelemahan nilai tular terjadi pada mata uang di kawasan regional, dengan penyebab yang sama, yaitu imbas dari sentimen global. Secara rata-rata, selama bulan Oktober 2008, Rupiah melemah 6,5% atau mencapai level Rp 9.998 per USD. Di pasar saham, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia juga mengalami penurunan yang cukup signifikan sebagai imbas krisis keuangan global. Namun, untuk keseluruhan bulan investor masih mencatat net beli di pasar saham.

Menghadapi prahara krisis global tersebut, kondisi perbankan Indonesia secara umum masih solid. Indikator-indikator utama perbankan menunjukkan ketahanan yang tetap baik dalam menghadapi gejolak pasar keuangan dunia. Kondisi likuiditas perbankan, yang sempat ketat di awal-awal krisis, kini mulai longgar kembali. Berbagai kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah dan Bank Indonesia, seperti pelonggaran GWM, telah memberikan kontribusi pada kelonggaran likuiditas perbankan di pasar keuangan. Hal ini memberi keleluasaan bagi perbankan dalam menjalankan usahanya.

Dengan berbagai perkembangan tersebut, dalam keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) tanggal 6 November 2008, Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada tingkat 9,5%. Selain menggunakan BI Rate, Bank Indonesia juga tetap mengoptimalkan penggunaan seluruh instrumen kebijakan moneter yang tersedia, seperti pelaksanaan Operasi Pasar Terbuka (OPT) dan menjaga stabilitas di pasar uang dan valas. Transmisi kebijakan moneter akan bekerja melalui pergerakan suku bunga yang dikaitkan dengan suku bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB) sebagai sasaran operasional kebijakan moneter.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus mewaspadai timbulnya beberapa risiko global yang dapat mempengaruhi tekanan infasi dan kestabilan makeroekonomi. Untuk itu Bank Indonesia akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah dalam mencermati perkembangan dan prospek perekonomian global, regional dan domestik untuk mengamankan stabilitas ekonomi jangka menengah.

Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »

Mitos Syetan dalam Ramadhan

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada September 9, 2008

Saya sering mendengar bahwa pada bulan ramadhan para syetan dikurung atau diikat, saya percaya…hanya saja waktu kecil imaji saya ttg syetan ya seperti di film-film (suster ngesot) dengan tangan terikat tali. Tentu hari ini saya memaknai lebih dari yang dulu saya bayangkan.

pada dasarnya syetan-syetan itu adalah sifat dan kelakuan buruk kita selama 11 bulan, 1 bulan puasa adalah mode ‘karantina’ menuhankan diri alias proses spriritualisasi, atau tepatnya ‘menghadirkan Tuhan” dalam setiap tarikan nafas kita. hehehe jadi bagi anda yang tidak terbiasa menjadi syetan selama 11 bulan maka anda tidak merasa terikat dan tertekan di bulan ramadhan. itu hanya hasil renungan saya saja, kalau keliru mungkin saya adalah syetannya.hihihhhhiii

Secara kasat kita memang manusia, tapi sifat iri,dengki,destruktif,tamak, atau yang berkonotasi buruk adalah substansi kebinatangan dan syetan. sifat yang inheren dan senantiasa berhadap-hadapan dengan sifat baik manusia. kadangkala ketidakmampuan menafikkan salah-satunya maka terbentuklah sebuah penyakit kejiwaan dalam istilah psikologi yang disebut skizofrenia yang dipahami sebagai kepribadian terbelah.

manusia lalu memilih menjadi manusia atau menjadi syetan tergantung kesadaran akalnya. karena agama tidak di wajibkan bagi mereka yang tidak ada akal (unactual) atau (Gila,masih Anak-anak) sehingga akal dikatakan sangat berperan.

Bersyukurlah kita yang merasa menghargai dan menggunakan akal sehingga masih bisa terlihat manusia di antara manusia.

Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »

Journey to Malaysia

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada Agustus 29, 2008

Catatan Perjalanan

12/08/2008

17.50 Menuju New International Airport Hasanuddin Makassar

20.40 Take Off menuju Kuala Lumpur

23.55 Arrrived Kuala Lumpur

Tibanya tengah malam terpaksa harus nginap di bandara karena penerbangan ke Penang pada jam 06.50 pagi.

13/08/2008

Pagi sekali setelah check in dan boarding pass

06.55 Take Off dari Kuala lumpur menuju Penang. perjalanan ditempuh selama 45 menit

08.30 menuju Hotel Mutiara Gurney, dijemput oleh Joshua atau dipanggil awai, pemuda hokian yang ramah dan murah senyum.

08.55 Istirahat dan Tidur

13.00 Berangkat ke Adventis Hospital di Burma Road

13.10 registrasi untuk general Check up

13.30 Makan siang di Midland Plasa (thai food)

15.00 pemeriksaan jantung

15.30 Konsultasi bersama Dr.Tan chian Soo

Dokter menyarankan Operasi, Jantung mengalami pembengkakan dan penyumbatan pembuluh. valve buka tutup tanpa kontrol karena jejaringnya sudah putus. jadi harus mengganti valve besi, disamping itu harus metode bypass untuk membuat saluran pembuluh baru dimana pembuluh baru itu akan diambil dibagian tubuh yang lain. Dokter menyarankan untuk didiskusikan dulu kepada keluarga. untuk tahap awal keteter. jadi saya sama bapak pulang ke hotel dulu.

14/08/2008

ke rumah sakit untuk pengambilan sample darah dan kencing. selanjutnya menyelesaikan administrasi dan deposit untuk keteter.

12.10 menuju ruang operasi dan melakukan persiapan

12.30 suster meminta saya menunggu di ruangan tunggu atau saya diperbolehkan pulang karena recovery memakan waktu 6 jam.

19.30 pihak rumah sakit menelpon dan meminta saya datang karena dokter segera ingin menjelaskan hasilnya. 

20.00 saya membawa pulang bapak ke hotel.

21.20 hunting food

————————————————————————————-

Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »

Banyak Garong BBM di Kolaka

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada Juli 7, 2008

Dua pekan terakhir ini antrian panjang sejak subuh di sejumlah SPBU di kolaka terjadi lagi. yang tidak tahan antri harus membeli di pengecer jalan dengan harga Rp 8000-Rp 10.000 perbotol sungguh ironis. beberapa kali kalau saya sedang antri saya coba tanyakan ke orang SPBU ada apa? jawabannya klasik “kapal tanker telat masuk” . saya hanya mengangguk seolah-olah memaklumi.

Kepala Depot Pertamina Kolaka, Agus mengungkap di media sultra hari ini bahwa “banyak garong BBM di Kolaka, karena harga BBM sangat mahal jika dijual dengan harga industri.Bayangkan saja jika BBM jenis solar dijual dengan harga subsidi hanya Rp.5500 perliter, sementara jika dijual dengan harga industri mencapai Rp 13.050 perliter. Sampai kapanpun selama masih banyak garong tidak akan normal BBM di kolaka”.

Agus juga tidak sepakat jika dikatakan terjadi kelangkaan BBM di Kabupaten Kolaka, sebab stok BBM dari Depot Pertamina masih cukup ungkapnya.

Bila antrian panjang di SPBU tidak ada kaitannya dengan Depot Pertamina, ada apa dengan SPBU? mungkinkah SPBU adalah garongnya? entahlah saya blum punya bukti kuat. tapi alibi saya sangat kuat bahwa SPBU bagian dari penyebab antrian panjang itu.

Harga BBM sudah sangat menyulitkan bagi masyarakat ehh malah dicuri lagi sama mereka yang terlalu serakah. menjual BBM subsidi dengan harga indsutri ke beberapa industri sama dengan meminum darah rakyat miskin, sungguh parasit kejam.

Ditulis dalam Opini | 1 Komentar »

TV Bagian Dari Kekerasan Itu!

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada Juli 1, 2008

Aksi Unjuk Rasa mahasiswa di Jakarta yang terjadi belakangan ini menjadi topik terhangat di media khususnya televisi. Pembakaran mobil plat merah, aksi kejar-kejaran polisi dan mahasiswa, pembobolan pagar kantor DPR hingga penyelidikan desainer unjuk rasa.

Sayangnya media televisi hanya mengekplorasi issu ini tanpa memperhatikan efek citra yang kelak merugikan pihak pengunjuk rasa. Media televisi ternyata hanya memotret atau merekam KEKERASAN nya saja. Tanpa mengeksplorasi bagian-bagian lain yang justru bisa lebih berimbang mungkin tentang Kinerja DPR menyangkut BBM, POLISI dan sistem pengamanan unjuk rasa dan kelanjutan kasus kematian mahasiswa UNAS.

Seolah-olah kekerasan dalam berunjuk rasa adalah hal yang baru dan spektakuler. Media televisi dalam hal ini wartawan dan pimpinan redaksi liputan begitu kegirangan mendapatkan gambar yang diyakini bisa “menjual” tontonan.

Tak bisa dipungkiri jika tipikal masyarakat senang dengan siaran kekerasan. tapi logika televisi kapitalis memperteguh karena memahami berita seperti ini mengibur. Entah sadar atau tidak Media Televisi telah merekonstruksi sebuah realitas, setting citra relasi antara MAHASISWA dan KEKERASAN langsung saja melekat sebab khalayak menginternalisasi dengan mudahnya karena disuguhi berkali-kali dalam sehari bahkan dalam seminggu.

Heriyanto dalam buku analisis wacananya memakai istilah representasi dalam kasus pemberitaan media. pemakaian kosakata dalam judul berita atau isi berita merepresentasikan seseorang atau kelompok dalam tindakannya terhadap sesuatu sementara kelompok lain bisa saja lepas dari konsentrasi berita dan luput dari pencitraan dan ini adalah ketidakadilan.

Media televisi secara tidak langsung melakukan defenisi dengan judul berita atau isi berita yang di dominasi kata KEKERASAN/MAHASISWA. Padahal KEKERASAN dan MAHASISWA tidaklah berdiri sendiri tanpa ada konteks yang melatarbelakangi sebuah peristiwa. masih banyak variabel lain dalam priinsip jurnalisme, tapi mengapa hanya KEKERASAN dan MAHASISWA yang dominan dalam sebuah berita?

Sekali lagi Media Televisi mengambil bagian dari kekerasan itu sendiri, tanpa disadari oleh massa khalayak penonton hanya dibodohi tak ada aspek pembelajaran yang jauh lebih penting dari sekedar mencitrakan mahasiswa sedemikian buruk.

Ditulis dalam Hot News, Opini | Leave a Comment »

Changcuters Nostalgia Rock N Roll

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada Juni 10, 2008

Wanita Racun Dunia…/ Biar kata nenek sihir Bagiku kau britney spear I love U bibeh Biar kata mirip buaya Bagiku luna maya oowhh..hooo i love u bibeh. Itulah sepotong lirik-lirik lagu Changcuters Sebuah band musik yang semakin populer sepanjang tahun 2008, dengan tembang hits Racun Dunia dan I love u Bibeh menggebrak sejumlah panggung konser di beberapa stasiun tv dan penonton serentak bergoyang dan ikut bernyanyi karena semakin akrab dan enak ditelinga.

Dilihat dari tampilan personilnya yang nyentrik mengingatkan kita pada suasana tahun 70-an dengan genre rock n roll Elvis Presley, khususnya sang vokalis Changcuters, potongan rambut, pakaian hingga aksi panggung tidak jauh dari legendaries rock n roll Elvis. Dari website resminya thechangcutersrock juga disebut TRIA (Lead vocal) is phsycotic singer with an extremely strong voice, looks and sounds like Mick Jagger, Jim Morrisson And Steven Taylor Mixed it all together,he has polite attitude but still you can feel Strong Vibration of Rock And Roll Surrounding him And you’ll be amazed when you see him perform on stage!!. Komplikasi dari sejumlah ikon musisi rock n roll terkenal ini mewarnai performa changcuters.

Changcuters adalah bagian dari hiperrealitas. Sebuah realitas yang mengacu dari masa lalu. Hiperrealisme dibentuk dari bagian integral realitas yang dekodekan dan diabadikan, dan tanpa mengubah apa-apa darinya.(Baudrillard 1983:147, Y.Piliang, 1999:90). Memakai istilah hiperealitas Umberto Eco, Changcuters telah membangkitkan realitas yang telah lama hilang dalam sebuah kebudayaan. Ada kebangkrutan realitas yang pernah menjadi budaya pop dalam sebuah zaman. Dari sisi materi dan perangkatnya tidak ada yang baru namun menjelma dalam bentuk yang lain dan konteks berbeda. Icon rock n rollnya tidak ada yang berubah. Menurut Yasraf A.piliang dalam bukunya Hiperrealitas Kebudayaan menafsir pandangan Eco bahwa ‘reproduksi ikonis realitas ini dilandasi oleh alasan-alasan nostalgia’.

Duplikasi ikon rock n roll Changcuters bukanlah dalam artian jiplakan murni dari pendahulu rock n roll yang pernah ada, karena ada konteks luna maya, Britney Spears dalam kandungan liriknya terlihat kontemporer. Dalam kamus Postmodernisme menempatkan Changcuters sebagai Pastiche. Eksistensi karya yang mengandung pastiche sangat mengacu pada kebudayaan masa lalu dan karya-karya serta idiom-idiom estetik yang ada sebelumnya. Pastiche dianggap Baldick sebagai ’pinjaman’ ikon yang menurut Y.A Piliang bernilai negatif karena miskin kreatifitas dan orsinilitas.

Namun demikian, Changcuters adalah milik Indonesia, adalah cita rasa baru bagi anak-anak muda tanah air zaman sekarang yang senang dengan musik rock. Energi kehadiran Changcuters menjadi pendobrak dan penyeimbang pop melayunya Kangen Band, ST12 dan Wali yang terdengar mengalun cengeng.

Karya tetaplah karya selama tidak melakukan duplikasi murni, mari berkarya dan tetap menghargai karya orang lain.[]

Ditulis dalam Budaya, Music, Opini | 2 Komentar »

Alat Penghemat BBM Kendaraan Ala Joko Sutrisno

Ditulis oleh arsyi pamma di/pada Mei 31, 2008

Naiknya harga bahan bakar tentu semakin menambah beban hidup terutama bila anda yang setiap hari menggunakan kendaraan. Namun demikian ada cara untuk menghemat pemakaian bahan bakar pada kendaraan mobil atau motor anda. Joko Sutrisno adalah orang yang telah menemukan teknologi tersebut. Satu liter bisa menghemat bahan bakar premium dan solar hingga 8 Km. Jika awalnya satu liter hanya menempuh jarak 12 Km maka dengan penambahan alat ini pada kendaraan anda maka satu liter bisa menempuh jarak hingga 20 Km,(Sinar Harapan,28 Mei 2008). Pertama kali saya melihat informasi ini di televisi pada tanggal 31 Mei 2008. Yang paling terekam di memori saya hanya nama pak Joko dan penghemat bahan bakar kendaraan dari air. tentu ini bukan yang lumrah sehingga saya penasaran dan mencari tahu di internet. Dari Sumber berita mengatakan Pak Joko tidak ingin membuat Hak Patennya, penemuannya ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Indonesia.

Kendaraan anda akan mendapatkan asupan energi tambahan dari sebuah tabung elektrolizer yang berisi air (aquades) yang dicampur dengan zat kimia berupa Kalium Hidroksida (KOH) lalu ditambah reley (untuk mobil) atau diode (untuk motor) yang disambungkan ke Manifold, sebuah mobil atau motor.

Air aqua yang dihubungkan dengan elektroda agar unsur oksigen dan hidrogen dalam air tersebut terurai. Setelah itu, unsur hidrogennya yang mudah terbakar ditampung lalu diambil sebagai sumber tenaga.

Bila anda ingin membuatnya sendiri coba lihat gambar dibawah ini (Juga bisa di lihat di www.egmca.org)

Pak Joko yang tinggal di Yogyakarta ini sudah mencobanya, bahkan orang-orang berdatangan dari luar kota ke tempat pak Joko untuk minta dipasangi alat tersebut. Kalau anda terlalu jauh untuk ke Jogja, mengapa tidak mencobanya Sendiri?

Selamat Mencoba.

Ditulis dalam Opini, Teknologi | 56 Komentar »